Buletin Himasper

108 Tahun Kebangkitan Nasional

IMG-20160519-WA0000

Tepat hari ini, 20 Mei 2016, Bangsa Indonesia memperingati 108 tahun hari kebangkitan nasional. Nasionalisme yang dijunjung pahlawan terdahulu dalam semangat memperjuangkan bangsa, sudah sepatutnya menjadi pegangan kita dalam menjaga kesatuan NKRI. Suku, ras, agama, budaya, serta apapun pembeda yang ada bukanlah alat yang dapat memecah belah dan mencegah bangkitnya suatu bangsa.

Salah satu momen bangkitnya bangsa ini dimulai pada tanggal 20 Mei 1908, yang merupakan waktu terbentuknya organisasi Budi Utomo. Oganisasi Budi Utomo didirikan oleh Dr. Soetomo, organisasi ini bergerak di bidang pendidikan dan sosial budaya. Seiring berjalannya waktu, Budi Utomo tumbuh menjadi organisasi yang bergerak dalam kemerdekaan bangsacontinue reading


Primadona Unik di Perairan Estuari: Udang Api-api (Metapenaeus monoceros, Fabricius 1798)

Udang Api – Api, tak banyak mengenal lingkungan sekitarnya, juga sebaliknya. Umumnya bintik merah dengan kulit yang kasat serta coklat muda tembus cahaya menjadi ciri sederhana yang membedakannya dengan udang yang lain. Telisik lebih lanjut, manfaat besar sangatlah dirasakan terutama sejak primadona ini dikenal sang petani udang.

Udang Api - api

Speckled shrimp dengan nama latin Metapenaeus monoceros adalah udang komersial penting di perairan estuari yang tersebar hingga kedalaman 75 m di wilayah landas kontinen. Banyak sebutan untuk spesies udang ini di daerah-daerah Indonesia, yaitu udang api-api, udang dogol, udang dugul, udang kasap, udang laki, udang kayu, udang werus, udang kupas, udang kader, dan sebagainya. Di dunia perdagangan, udang ini dikenal sebagai endeavor prawn. Udang jenis ini memiliki kulit yang kasat dan keras, berwarna coklat muda sedikit tembus cahaya, kadang berwarna kemerah-merahan, dan berbintik-bintik merah. Ujung kaki dan ekor berwarna kemerah – merahan, kecuali dua kaki pertama berwarna putih. Panjang udang ini dapat mencapai 18 cm (Mudjiman & Suyanto 1989; Maemunah 2001 in Wulandari 2015)continue reading


World Red Cross Day

 WorldRedCrossDay2“Sebuah bangsa tidak akan kehilangan sosok pemimpin selama pemudanya sering bertualang di hutan,gunung, dan lautan.” (Henry Dunant)

***

Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional diperingati setiap tanggal 8 Mei. Hari tersebut diperingati sebagai bentuk dukungan terhadap dan solidaritas antara Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional (International Red Cross and Red Crescent Movement). Tanggal 8 Mei dipilih karena pada tanggal tersebut merupakan hari lahirnya bapak Palang Merah Dunia, yakni Jean Henry Dunant. Gerakan itu sendiri berawal dari keprihatinan Henry Dunant, seorang pengusaha berkebangsaan Swiss.  Ketika melakukan perjalanan untuk urusan bisnis tahun 1859, dia menyaksikan akibat-akibat dari Pertempuran Solferino, sebuah lokasi yang sekarang ini merupakan bagian Italiacontinue reading


Hari Buruh Internasional (International Workers Day) 2016

May Day

“Workers of the world, awaken!

Rise in all your splendid might

Take the wealth that you are making,

 It belongs to you by right.

 

No one will for bread be crying

We’ll have freedom, love, and health,

When the grand red flag is flying

                                                                                In the Workers’ Commonwealth.”

                                                                                  (Joe Hill – IWW Songwriter)

                                                                                   ***

Berangkat dari perjuangan keras kelas pekerja (re: buruh) dunia pada awal abad ke-19 yang menginginkan kelayakan jam kerja, International Workers Day atau May Day (Hari Buruh Internasional di Indonesia) diperingati secara global.

Awal mula dari sejarah May Day dimulai pada 1806 saat terjadi aksi mogok kerja para pekerja Cordwainers (perusahaan pembuat sepatu) di Amerika Serikat. Pengorganisir aksi mogok tersebut dibawa ke pengadilan dan terungkap bahwa pekerja di era tersebut harus bekerja 19-20 jam per haricontinue rading


 Hari Kekayaan Intelektual Internasional

Hari intelektual

Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat keragaman yang tinggi. Indonesia memiliki keragaman budaya, bahasa daerah, ras/suku, agama, dan kepercayaan. Namun, masyarakat Indonesia sering acuh tak acuh dan pemerintah terkadang kurang memperhatikan kebudayaan Indonesia.

Tahukan Anda berapa banyak kebudayaan Indonesia yang pernah diakui oleh negara lain? Tahukah Anda mengapa hal tersebut bisa terjadi?

Bukan hanya satu budaya Indonesia yang pernah diakui oleh negara lain, melainkan banyak. Beberapa diantaranya adalah batik, tari pendet, wayang kulit, angklung, reog ponorogo, kuda lumping, lagu rasa sayange, keris, rendang padang, lagu soleram dari Riau, lagu injit-injit semut dari Jambi, alat musik gamelan dari Jawa, tari piring dari Sumatera Barat, lagu kakak tua dari Maluku, kain ulos, dan sebagainya. Semua kebudayaan tersebut adalah miliki negara Indonesia yang pernah diakui oleh negara laincontinue reading


 Eksistensi Salvinia molesta di Situ Perikanan-Danau LSI

1_1

Interaksi antara komponen biotik dan abiotik terjadi dalam suatu ekosistem. Dampak yang ditimbulkan tidaklah selamanya baik dan sebaliknya. Kondisi blooming dengan melimpahnya suatu komponen biotik seperti tumbuhan air dalam suatu perairan tidak selamanya membawa dampak buruk. Tindakan sederhana bisa meminimalisir dampak tersebut, bahkan manfaat besar dapat bersumber dari salah satu sisi keburukan itu.

***

Naluri makhluk hidup yang selalu tumbuh untuk menjaga keberadaannya di alam, tidak terlepas dari makanan serta asupan nutrisi yang cukup dari lingkungannya. Fakta blooming atau melimpahnya tumbuhan air dalam suatu ekosistem perairan dapat menjadi gambaran nyata adanya pengaruh lingkungan terhadap keberlanjutan eksistensi makhluk hidup. Salvinia molesta atau kiambang menjadi primadona di Situ Perikanan – Danau LSI, Institut Pertanian Bogorcontinue reading


 Hari Bumi 2016

Hari bumi “Cerita tentang kesenangan selalu tidak menarik. Itu bukan cerita tentang manusia dan kehidupannya, tapi tentang surga dan jelas tidak terjadi di atas bumi kita ini.
Pramoedya Ananta Toer, Bumi Manusia

“The earth does not belong to us, we belong to the earth.”- Chief Seattle

Ungkapan sederhana yang sejatinya hanya segelintir orang yang memahami. Bumi yang menjadi pijakan manusia setiap harinya, tidak terlepas dari rasa perih yang serta merta didapatkan. Sadar atau tidak, sangatlah penting peran kesadaran untuk melindunginya.

Hari Bumi merupakan suatu bentuk gerakan global yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dalam bentuk apresiasi dan kepedulian terhadap lingkungan hidup yang secara umum adalah bumi yang kita pijak. Gagasan tentang Hari Bumi mulai diperkenalkan oleh Gaylord Nelson sejak tahun 1969. Gagasan tersebut timbul karena adanya pandangan terhadap isu-isu lingkungan hidup yang cocok untuk masuk ke dalam ranah kurikulum resmi tingkat pendidikan, sehingga apresiasi dan kepedulian dari kalangan akademisi terhadap lingkungan hidup dapat meningkatcontinue reading


Hari Kartini 2016

Hari Kartini

Membahas mengenai pahlawan, tidak melulu bicara tentang perang atau angkat pedang, karena pada hakikatnya pahlawan adalah sosok yang berjasa dalam menyuarakan dan menegakkan kebenaran, dan tidak selalu di medan pertempuran.

Raden Ajeng Kartini atau yang kerap disapa R.A. Kartini, merupakan salah satu pahlawan nasional yang berjasa besar bagi Bangsa Indonesia. Pemikiran dan upayanya dalam meningkatkan derajat wanita semasa hidupnya, menjadikan kaum wanita tidak lagi dipandang sebelah mata.

“Orang yang menginginkan impiannya menjadi kenyataan, harus menjaga diri agar tidak tertidur”- Richard Wheller

Itulah yang dilakukan oleh R.A. Kartini, ia selalu menjaga diri untuk tidak tertidur dalam keterbelakangan. Berupaya untuk tetap bangun dan maju ke depan. Berbagai pemikiran dan tulisan ia hasilkan, termasuk surat-surat yang ditulis oleh R.A Kartini untuk rekan-rekannya di Eropa. Kumpulan surat-surat tersebut kemudian dibukukan oleh J.H. Abendanoncontinue reading


World Health Day 2016

WHD 2016

“Ada banyak orang di dunia ini yang menghabiskan begitu banyak waktu mengawasi kesehatan mereka, namun tidak memiliki waktu untuk menikmatinya”–Josh Billings

***

Menurut World Health Organization (WHO) kesehatan adalah suatu keadaan fisik, mental, sosial kesejahteraan, dan tidak hanya ketiadaan penyakit atau kelemahan. Setiap tahunnya, WHO memilih area prioritas terkait masalah kesehatan masyarakat di seluruh dunia sebagai tema untuk memperingati Hari Kesehatan Dunia pada tanggal 7 April, yang bertepatan dengan berdirinya WHO.

Tema yang diangkat dalam Hari Kesehatan Dunia 2016 adalah ‘Diabetes’. Diabetes adalah penyakit kronis metabolis, yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah, dan dapat menyebabkan kerusakan serius pada jantung, pembuluh darah, mata, ginjal, dan saraf. Kasus diabetes terus meningkat dalam beberapa dekade terakhir, khususnya di negara berpenghasilan rendah hingga menengahcontinue reading


Hari Nelayan Nasional

Kesejahteraan Nelayan, Sudahkah Terpenuhi?

NelayanIndonesia merupakan negara kepulauan dengan dua pertiga wilayahnya berupa laut. Potensi perikanan yang dimiliki sangat besar. Berdasarkan data Survei Sosial dan Ekonomi Nasional 2013, diketahui bahwa sebanyak 2,2 persen rumah tangga di Indonesia memiliki kepala rumah tangga dengan profesi sebagai nelayan. Jumlahnya sekitar 1,4 juta kepala rumah tangga. Ada sekitar 700.000 lebih nelayan berstatus bukan sebagai kepala rumah tangga.

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2008, penduduk miskin Indonesia mencapai 34,96 juta jiwa dan 63,47 persen diantaranya adalah masyarakat yang hidup di kawasan pesisir dan pedesaan. Kesejahteraan nelayan yang minim, identik dengan kemiskinan. Sunggu ironi, negara dengan potensi perikanannya yang besar, justru tidak dapat memberikan kesejahteraan bagi nelayannyacontinue reading


World Meteorological Day

IMG-20160323-WA0001Hari Meteorologi Internasional World Meteorological Day ke-66 diperingati pada tanggal 23 Maret 2016. Hari Meteorologi Internasional diperingati oleh 188 negara anggota World Meteorological Organizaton (WMO), salah satunya Indonesia. WMO berasal dari Internasional Meteorological Organization (IMO), yang didirikan pada tahun 1873. WMO dibentuk pada 23 Maret 1950 menjadi badan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa yang mengkaji bidang meteorologi (cuaca dan iklim), hidrologi, dan geofisika. Memiliki kantor pusat di Jenewe, Swiss, WMO berperan dalam memonitori dan melindungi lingkungan melalui berbagai programnya.

Meteorologi sendiri merupakan ilmu yang mempelajari dan membahas gejala perubahan cuaca yang berlangsung di atmosfer. Selain itu pengkajian meteorologi juga meliputi kerjasama dengan bidang lainnya seperti klimatologi, kualitas udara dan geofisikacontinue reading


World Water Day

IMG-20160322-WA0006To address the many challenges related to water, we must work in a spirit of urgent cooperation, open to new ideas and innovation, and prepared to share the solutions that we all need for a sustainable future.”–Ban Ki-Moon

***

Air merupakan kebutuhan utama dari kehidupan. Air juga merupakan inti dari pengembangan dan pembangunan yang berkelanjutan. Air mendukung pengurangan kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, dan kelestarian lingkungan. Air juga memberikan kontribusi untuk ketahanan pangan, kesehatan, kesejahteraan sosial, hingga berpengaruh terhadap mata pencahariaan jutaan penduduk duniacontinue reading


Hari Kehutanan Internasional

IMG-20160321-WA0001

“Sejak jaman nabi sampai kini, tak ada manusia yang bisa terbebas dari kekuasaan sesamanya, kecuali mereka yang tersisihkan karena gila. Bahkan pertama-tama mereka yang membuang diri, seorang diri di tengah-tengah hutan atau samudera masih membawa padanya sisa-sisa kekuasaan sesamanya. Dan selama ada yang diperintah dan memerintah, dikuasai dan menguasai, orang berpolitik (Rumah Kaca h. 420)–Pramoedya Ananta Toer

Hari Hutan Sedunia diperingati pertama kali pada tanggal 21 Maret 2013 berdasarkan resolusi PBB pada 28 November 2012.

Undang – Undang No 41 tahun 1999 tentang Kehutanan mendefinisikan hutan sebagaicontinue reading


Hari Perempuan Internasional

IMG-20160308-WA0002

Setiap tahunnya, tanggal 8 Maret diperingati sebagai hari perempuan sedunia. Berbagai opini nasional maupun internasional yang berkaitan dengan keberhasilan wanita dalam bidang sosial, politik dan ekonomi terus bermunculan. Kaum perempuan yang dulu sering dipandang sebelah mata, kini memiliki hak yang sama dengan laki-laki. Tidak sedikit posisi penting dalam suatu organisasi maupun institusi dipegang oleh seorang wanitacontinue reading

 

 

 

 


CITES Day 2016

Konvensi CITES

CITES (Convention on International Trade in Endangered Species) merupakan perjanjian internasional yang menjamin tidak adanya ancaman yang ditimbulkan oleh kegiatan perdagangan internasional flora dan fauna, terhadap keberlangsungan hidup dari flora dan fauna yang bersangkutan. Naskan CITES ditandatangani di Washington DC pada 3 Maret 1973.

Ribuan spesies flora maupun fauna diperdagangkan untuk dimanfaatkan sebagai sumber pangan, pakan, obat-obatan, produk kosmetik maupun fashion. Memiliki 181 negara anggota, CITES menjadi salah satu alat yang paling kuat dalam upaya konservasi keanekaragaman hayati melalui regulasi perdagangan fauna dan floracontinue reading


KKP Siapkan Enam Langkah Antisipasi Kematian Ikan Massal

Kematian-Ikan-Massal

KKPNews, Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan (Balitbang KP) telah menyiapkan enam langkah preventif dan antisipatif dalam menekan laju kematian ikan massal. Pasalnya, pada tanggal 19 Februari 2016 lalu terjadi kematian massal ikan Mas dan Nila sebanyak 5 ton dari sekitar 30 KJA  yang dipelihara di Nagari Bayur, Maninjau, dan Kuto Duo Danau Maninjau, Sumatera Baratcontinue reading


World Wetlands Day 2016

“Wetlands for Our Future: Sustainable Livelihoods”

WWD2016Lahan basah atau wetlands, menurut Konvensi Ramsar, merupakan area rawa (lahan gambut perairan) yang alami maupun buatan, permanen ataupun sementara, dengan air yang diam atau mengalir. Lahan basah meliputi perairan tawar, payau atau asin, termasuk perairan laut dengan surut terendah yang tidak melebihi enam meter. Jenis-jenis lahan basah diantaranya seperti hutan mangrove, rawa, danau, sungai, lahan pertanian, dan terumbu karang.

Lahan basah menjadi habitat bagi banyak hewan dan tumbuhan di berbagai belahan dunia. Lahan basah juga dimanfaatkan dalam menunjang keberlangsungan hidup manusia, seperti pemenuhan kebutuhan air, pangan dan lain-lain.

Hari lahan basah sedunia ‘World Wetlands Day’ diperingati setiap tanggal 2 Februari continue reading

 

FacebookTwitterWhatsAppBlogger PostTumblrGoogle+Share/Bookmark

One thought on “Buletin Himasper

  1. Thanks for helping me to get new ideas about pc’s. I also possess the belief that one of the best ways to help keep your notebook computer in leading condition has been a hard plastic case, and also shell, that suits over the top of your computer. These kind of protective gear tend to be model targeted since they are made to fit perfectly above the natural housing. You can buy them directly from the owner, or via third party places if they are intended for your notebook, however not all laptop could have a cover on the market. Just as before, thanks for your ideas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *