Hormon Cinta, Rahasia Naluri Mengasuh yang Kuat Pada Ikan Badut Jantan

Posted on Posted in Buletin Himasper IPB, IPB

ikan badut~1

Ikan giru atau lebih dikenal dengan sebutan ikan badut adalah ikan dari family Pomacentridae. Terdapat 28 spesies yang biasa dikenali, salah satunya adalah genus Premnas, dan sisanya termasuk dalam genus Amphiprion. Ikan badut hidup bersimbiosis dengan anemon laut. Anemon akan melindungi ikan badut dari pemangsa dan ikan badut akan membersihkan anemon dengan memakan sisa – sisa makanan anemon.

Hal unik dari ikan ini adalah, ikan badut jantan mempunyai naluri mengasuh yang sangat kuat. Saking kuatnya, jika ada telur-telur asing yang diletakkan di dekat sarang ikan badut, ikan ini akan merawatnya.

Perilaku ini dipicu oleh hormon cinta yang bernama isotocin. Hormon tersebut mirip dengan senyawa oksitosin, yaitu hormon pada manusia yang memfasilitasi ikatan antara ibu dan bayi mereka setelah melahirkan.

Perilaku pengasuhan ikan badut jantan terhadap anak-anaknya diteliti oleh peneliti Universitas Illinois di Urbana-Champaign. Peneliti mengambil sejumlah ikan badut jantan sebagai sampel kemudian menginjeksinya dengan senyawa yang akan menghambat kerja isotocin. Hasilnya, ikan badut yang diinjeksi dengan zat tersebut menjadi kurang peduli terhadap telur-telurnya.

Selain hormon isotocin terdapat juga hormon lain yang mempengaruhi pengasuhan ikan badut, yaitu arginin vasotocin. Bedanya, ketika hormon ini dihambat, ikan badut jantan akan semakin meningkatkan pengasuhan dan perawatan mereka.

Justin Rhode, seorang profesor di University of Illinois sekaligus peneliti dalam studi ini mengatakan bahwa temuan ini dapat menjelaskan mengapa dalam beberapa spesies, pejantan justru melakukan pengasuhan yang lebih baik. Pada penelitian yang lebih lanjut dapat diungkapkan apakah perilaku yang sama bisa terdapat pada hewan bertulang belakang. Berdasarkan yang diketahui ilmuwan saat ini, hewan bertulang-belakang, termasuk manusia, cenderung mengandalkan betina terkait dengan pemeliharaan keturunan.

Ikan badut ditemukan di lautan Pasifik, Laut Merah, lautan India, dan karang besar Australia. Ikan ini membentuk sebuah kelompok sosial dimana betina lebih dominan. Sementara ikan badut jantan melakukan perawatan, menjaga telur-telur dari jamur dan kotoran, mengipasi mereka untuk memberi air kaya oksigen.

Sumber: http://nationalgeographic.co.id/berita/2017/05/hormon-cinta-rahasia-naluri-mengasuh-yang-kuat-pada-ikan-badut-jantan

Oleh: Claudia Olivia C.

FacebookTwitterWhatsAppBlogger PostTumblrGoogle+Share/Bookmark

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *