Pembekalan Safety Prosedur Aktivitas Luar Ruangan Mahasiswa MSP-IPB

Posted on Posted in IPB, Press Release

Dalam rangka kegiatan wajib Ko-Kurikuler dengan tema Penerapan Keselamatan Kerja di Lapangan, serta menciptakan lulusan sarjana strata satu yang memiliki daya saing untuk menghadapi dunia kerja, Departemen Manajemen Sumber Daya Perairan (MSP) mengadakan pelatihan Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lindungan Lingkungan (K3LL) yang ditujukan untuk mahasiswa Manajemen Sumberdaya Perairan angkatan 50. Pelatihan ini dilaksanakan selama dua hari pada tanggal 5-6  November 2016 di Kelas dan di Kolam Renang.

14922271_1662125977451203_4224033118950906396_n

Hari pertama kegiatan pelatihan dilaksanakan di Ruang Manajemen Sumberdaya Perikanan 1 (MSPi-1) Lantai 4 Wing 3 Gedung Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan – IPB. Materi yang diberikan adalah mengenai pembekalan safety prosedur aktivitas luar ruang dari Wild Life Camp (WLC). Materi yang diberikan mengenai Manajemen Perjalanan dan Ekspedisi. Mahasiswa diajarkan pentingnya mengenal kendala atau hambatan dari alam ketika melakukan aktivitas di alam dan bagaimana cara menanganinya.

14937385_1662125857451215_6510433392988837514_n

Pada prinsipnya, ada empat macam tahap yang harus dilakukan dalam kegiatan ekspedisi, yakni: tahap perencanaan, tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap penyelesaian atau pasca lapangan. Pada awalnya kelas dibagi menjadi delapan kelompok diskusi berdasarkan tema atau tim penelitian. Kemudian setiap kelompok ditugaskan membentuk struktur manajemen yang terdiri dari ketua, koordinator lapang, bagian medis, bagian konsumsi, bagian logistik transportasi, bagian adminitrasi keuangan, dan bagian lainnya. Tujuannya adalah agar tim memiliki pembagian tugas dan manajemen yang jelas dalam pelaksanaan penelitiannya.

14947574_1662125947451206_3530182009775094553_n

Selanjutnya tim menganalisis hambatan atau kendala teknis serta bahaya apa saja yang mungkin terjadi selama penelitian dan bagaimana mengatasinya. Selain itu juga tim harus menyiapkan daftar perlengkapan keamanan apa saja yang dibutuhkan dalam menjamin keamanan dan kelancaran penelitian.

14962735_1662125920784542_6825727234791327451_n

Materi selanjutnya yang juga tak kalah pentingnya adalah mengenai penyakit Hypotermia yang sering terjadi. Hypotermiadidefinisikan sebagai keadaan suhu inti tubuh yang lebih rendah dari 35o C. Hal ini dapat terjadi secara tiba-tiba pada saat seseorang terlalu lama berada di dalam air dingin atau beberapa waktu setelah pemaparan terhadap suhu dingin.

14980638_1662125874117880_393622391417298436_n

Kegiatan pelatihan hari kedua dilaksanakan di Kolam Renang Tirta Kencana. Konsep dari kegiatan hari kedua ini adalah simulasi pelatihan Basic Sea Survival (BSS). Materi BSS yang diajarkan meliputi bagaimana membentuk Heat Escape Lessening Prosedure(HELP) Position yang bertujuan mengurangi kehilangan panas tubuh, HUDDLE Position yang berfungsi saling menghangatkan tubuh, renang berkelompok dan bagaimana membawa korban saat berada di dalam air. Setelah selesai pelatihan di kolam, mahasiswa kembali ke kelas untuk tanya jawab, evaluasi dan penutupan.

15036490_1662125974117870_7689788194778512554_n

FacebookTwitterWhatsAppBlogger PostTumblrGoogle+Share/Bookmark

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *